Pendahuluan Statistika adalah cabang matematika yang berfokus pada pengumpulan, analisis, interpretasi, dan penyajian data. Ilmu ini menjadi dasar dalam berbagai bidang seperti ekonomi, sains, teknologi, dan kecerdasan buatan. Artikel ini akan membahas sepuluh ilmuwan yang berkontribusi besar dalam perkembangan statistika.
![]() |
Ilmuwan yang memberikan kontribusi besar dalam bidang statistika dan analisis data. |
1. Carl Friedrich Gauss (1777–1855) Gauss mengembangkan distribusi normal atau kurva lonceng yang menjadi dasar dalam banyak analisis statistik.
2. Pierre-Simon Laplace (1749–1827) Laplace memperkenalkan teori probabilitas Bayesian yang berperan penting dalam analisis data modern.
3. Francis Galton (1822–1911) Galton memperkenalkan konsep regresi ke rata-rata dan korelasi, yang menjadi alat utama dalam analisis statistik.
4. Karl Pearson (1857–1936) Pearson mengembangkan koefisien korelasi Pearson dan metode chi-square untuk uji hipotesis statistik.
5. Ronald Fisher (1890–1962) Fisher dikenal sebagai bapak statistika modern dengan kontribusinya dalam analisis varians (ANOVA) dan distribusi F.
6. Jerzy Neyman (1894–1981) Neyman mengembangkan teori interval kepercayaan dan pengujian hipotesis bersama Egon Pearson.
7. Egon Pearson (1895–1980) Pearson, bersama Neyman, memperkenalkan konsep error tipe I dan tipe II dalam pengujian statistik.
8. Andrey Kolmogorov (1903–1987) Kolmogorov membangun dasar teori probabilitas modern yang menjadi dasar banyak metode statistik.
9. John Tukey (1915–2000) Tukey memperkenalkan metode eksplorasi data dan konsep uji statistik seperti uji Tukey untuk perbandingan berganda.
10. C.R. Rao (1920–2023) Rao berkontribusi dalam inferensi statistik dan teori informasi dengan pengembangan metode Cramér-Rao bound.
Kesimpulan Para ilmuwan ini telah membentuk dasar statistika modern yang digunakan dalam berbagai disiplin ilmu. Konsep dan metode mereka memungkinkan analisis data yang lebih akurat dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
0 Komentar